Tampilkan postingan dengan label MAHASISWA UMPAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAHASISWA UMPAR. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Juni 2013

Mahasiswa UMPAR Bentrok dengan Pemuda Dekat Kampus

Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pare-Pare (UMPAR) Sulawesi Selatan bentrok dengan pemuda perumahan di sekitar kampus, Jalan Pare-Pare-Sidrap, Jumat (2/12) malam.

Akibatnya, dua mahasiswa dan dua pemuda perumahan terluka akibat saling lempar batu. Selain itu, aksi juga mengakibatkan warga yang bermukim di sekitar lokasi ketakutan.

Saling serang batu ini berlangsung sekitar satu setengah jam. Situasi semakin tegang karena listrik padam di sekitar lokasi. Beberapa anggota dari kedua kelompok terlihat membawa balok dan parang panjang.

Hingga kini, pemicu bentrokan ini masih simpang siur. Informasi yang diperoleh menyebutkan, perkelahian ini bermula dari perseteruan saat bermain futsal. (*)

MAHASISWA UMPAR SANDRA MOBIL PENGANGKUT BBM

Parepare, Pada Hari Jumat tanggal 30 Maret 2012 sekitar pukul 20.00 wita telah terjadi penyandraan Mobil Pengangkut BBM (Tangki) Oleh mahasiswa Umpar sebagai lanjutan aksi Menolak Kenaikan harga BBM bersubsidi.
Para Demonstran yang di pimpin Oleh Koordinator Lapangan Lk. ICAL dan Lk. Sutrisno (Mahasiswa Umpar) menyandra kendaraan Pengangkut BBM yang menujuh arah Parepare dari Kab. sidrap, Selama kurang lebih 1 jam Menguasai Kendaraan Tersebut dan Membelokir Jalan yang merupakan Jalur Trans Sulawesi. Polres Parepare yang dipimpin langsung oleh Kapolres Parepare AKBP SUPRAYITNO, SH, SiK bersama Sat Den B Brimobda Sulsel yang dipimpin oleh Kaden B Brimobda Sulsel AKBP M. GUNTUR, SiK Melakukan Pembebasan Terhadap Kendaraan yang disandra dan melakukan Pembubaran massa.
Sekitar Pukul 23.00 Polres Parepare bersama Den B Brimobda Sulsel berhasil membebaskan Kendaraan Tangki yang disandra dan selanjutnya di amankan di Mapolsek Soreang, 01.30 Aparat Gabungan berhasil mengamankan 8 (Delapan) Orang Mahasiswa Umpar yang melakukan Provokasi dan Penyandraan Kendaraan Pengangkut BBM, selain itu sebilah Parang juga ditemukan di Bawah Pohon di sekitar TKP yang digunakan dalam penyandraan, Kedelapan pelaku dan Barang Bukti  kemudian dibawa ke Mapolres Parepare guna Proses selanjutnya. 

Mahasiswa Umpar Minta 5 Rekannya yang Ditahan Dibebaskan

Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Sulawesi Selatan, berunjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Resor Parepare, Senin (2/4) kemarin. Mereka mendesak polisi membebaskan lima rekan mereka yang ditahan saat terjadi demo menentang kenaikan harga bahan bakar minyal (BBM) pada 30 Maret lalu.

Ratusan mahasiswa Umpar itu berdalih, kelima rekannya yang ditangkap tersebut bukanlah pelaku pengrusakkan seperti yang disangkakan.

Sementara itu, Kapolres Parepare Ajun Komisaris Besar Polisi/ Suprayitno mengatakan, penahanan lima mahasiswa Umpar tersebut lantaran kelimanya melakukan tindakan anarkis dengan merusak mobil tangki berlogo Pertamina.

Kaca mobil milik PT Elnusa tersebut dipecahkan. Bahkan sebagian bodi mobil dirusak. Akibat aksi tersebut kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp30 juta.

Kapolres Parepare enggan membebaskan mahasiswa, jika tidak ada surat permohonan penangguhan penahanan dari keluarga pelaku. Hal itu dilakukan agar pemeriksaan hukum terhadap tersangka tetap berlanjut.(RIZ)

Stay Connected

Translate Lenguage